Description
Penulis:
Siti Faadhilah Amir
Sinopsis:
Tulisan ini hanya sebuah pengakuan kecil dari hati yang rapuh, atas Kehilangan Yang Tak Sempat Kugenggam. Untuk tatapan matamu yang tak pernah benar-benar menjadi milikku. Untuk janji-janji yang tak pernah terucap. Untuk ‘kita’ yang tak pernah terwujud.
Novel ini lahir dari sebuah pertanyaan sederhana, tetapi menyimpan makna yang begitu dalam: bagaimana rasanya kehilangan sesuatu yang bahkan belum sempat benar-benar kita genggam?
Kehilangan yang Tak Sempat Kugenggam bukan hanya tentang cinta yang tidak berakhir sebagaimana harapan, melainkan juga tentang perjalanan mengenali diri sendiri. Tentang memahami bahwa tidak semua pertemuan harus berujung pada kebersamaan, tidak semua harapan harus menjadi kenyataan, dan tidak semua kehilangan berarti bahwa sesuatu yang pernah hadir menjadi sia-sia. Sebab, terkadang seseorang datang bukan untuk menetap selamanya, melainkan untuk meninggalkan pelajaran yang akan kita bawa sepanjang perjalanan hidup.




Reviews
There are no reviews yet.